Film Bioskop Mencuri Raden Saleh “Dicuri”

Film Bioskop Mencuri Raden Saleh
Film Bioskop Mencuri Raden Saleh

Jambi Seru – Film bioskop Indonesia berjudul “Mencuri Raden Saleh” akhir-akhir ini jadi pembicaraan. Karena, film itu ternyata “dicuri” pihak tak bertanggungjawab.

Kasus “pencurian” atau pembajakan film ini, langsung dilaporkan oleh Visinema Pictures sebagai rumah produksi ke Polda Metro Jaya pada Rabu 21 September 2022 lalu.

Film bioskop Indonesia ini, dilaporkan Visinema Pictures telah dibajak lebih dari 7 situs streaming movie.

Baca juga : Film Korea Clean With Passion For Now

Dilansir laman Suara.com (partner Jambiseru.com) dari artikel berjudul “Pembajakan Film Mencuri Raden Saleh Bikin Geram: 7 Situs Dilaporkan, Visinema Alami Kerugian“, film ini dibajak oleh oknum pelaku dengan cara merekam dari dalam bioskop.

Ada tujuh website yang menyediakan rekaman langsung dalam bioskop saat film Mencuri Raden Saleh diputar. Hal inilah yang mendasari pihak Visinema Pictures melaporkan website-website tersebut ke polisi.

Bacaan Lainnya

“Kami datang ke sini karena ada pembajakan film. Beberapa website yang kami laporkan terkait dengan film Mencuri Raden Saleh. Pembajakannya itu yang bikin miris adalah rekaman langsung dalam bioskop. Makanya kami lakukan pelaporan,” kata Muhammad Aris Marabessy kuasa hukum Visinema Pictures di Polda Metro Jaya pada Rabu (21/9/2022).

Salah satu situs yang dilaporkan oleh pihak Visinema Pictures, yakni Rebahin.

Baca juga : Link Nonton Film Bioskop Bisikan Jenazah

“Kurang lebih tujuh website, salah satunya Rebahin. Mencuri Raden Saleh kan tayang 25 Agustus 2022, kebetulan kita baru dapat informasinya sekitar 7 September 2022,” ucap Putro Mas Gunawan yang merupakan distribution manager Visinema Pictures di kesempatan yang sama.

Selain tujuh website yang dilaporkan, pihak Visinema Pictures akan tetap melakukan pencarian yang membajak film Mencuri Raden Saleh.

“Yang pasti kami akan tetap research lagi, kita akan cari dan telusuri. Yang pasti 7 website ini masih bener-bener bisa diputar,” jelas Muhammad Aris Marabessy.

Pihak Visinema Pictures menderita kerugian material karena pembajakan film drama aksi perampokan itu. Hanya saja pihak mereka belum merinci lebih lanjut tentang kerugian tersebut.

Baca juga : Curtain Call Drakor Review

“Banyak ya kerugian materielnya, cuma secara nominal kami perlu konfirmasi lagi,” tutur Muhammad Aris Marabessy.

Tindak pembajakan tersebut membuat pihak Visinema Pictures merasa sangat kecewa. Mereka pun berharap pelaku pembajakan ditangkap agar ada efek jera.

Sutradara Mencuri Raden Saleh, Angga Dwimas Sasongko mengungkapkan rasa kekecewaannya dan berharap pelaku bisa ditahan karena film kebanggaan sutradara, produser, tim kreatif sampai para pemeran dibajak.

Baca juga : Ganool Masih Eksis

Pihak Visinema Pictures menjelaskan pasal yang diduga dilanggar oknum pembajakan tersebut. “Terkait Pasal 113 Undang Undang Hak Cipta dan UU ITE pasal 32 juncto Pasal 28. Ancaman maksimalnya 10 tahun dan denda Rp10 miliar,” kata Muhammad Aris Marabessy.

Akibat pembajakan Mencuri Raden Saleh tersebut, terlapor dijerat dengan pasal berlapis. Pasal yang disangkakan tersebut adalah Pasal 9 Juncto Pasal 113 Undang-Undang (UU) Nomor 28 tentang Hak Cipta. Selain itu terduga pembajak film itu juga dilaporkan dengan Pasal 32 Juncto Pasal 48 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).(suara/nas)

KLIK DI SINI : BACA BERITA JAMBI SERU DI GOOGLE NEWS 

Pos terkait